
Kediri, Radar Independen – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri kembali membuka Pelatihan Kejuruan Pengelola Administrasi Perkantoran Angkatan IV Tahun 2026.
Pelatihan ini bertujuan mencetak tenaga administrasi yang profesional, terampil, dan siap kerja di dunia perkantoran dan pemerintahan.
Pelatihan sendiri berlangsung di kantor BLK Kediri Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Jumat (28/8/2026). Diikuti sebanyak 16 peserta selama 260 JP.
Aimmatul Khoiriyah selaku Instruktur BLK Kediri menyampaikan peserta akan mendapatkan materi mengenal office tools mulai perlengkapan, peralatan kantor dan elektronik kantor. Kemudian membuat dokumen surat, laporan, arsip surat, teknik presentasi, produk knowledge dan company profile.
“Selanjutnya diajarkan pengelolaan kas kecil, cara pelaporan, penanganan pelanggan dan komunikasi kerja ada juga bahasa inggris,” ujar Aim,
Lanjut Aim untuk pelatihan ini gratis tanpa dipungut biaya dan peserta juga mendapatkan sudah termasuk modul, ATK dari BLK Kediri.
Peserta setelah mendapatkan pelatihan akan mengikuti uji kompetensi nanti kalau lulus akan mendapatkan sertifikat resmi dari BLK dan BNSP.
Lulusan dari BLK Kediri diharapkan mampu bekerja sebagai staff admin, sekretaris, operator, atau tenaga pendukung di instansi pemerintah dan swasta.
Saya berharap angkatan IV ini bisa melahirkan SDM yang disiplin, teliti, dan menguasai teknologi perkantoran sesuai kebutuhan.
Ia menambahkan bahwa di BLK Kediri ada perkembangan yang luar biasa. Salah satunya yang menarik peminat ikut pelatihan ini sudah banyak di luar Kediri. Peserta yang semangat mendaftar di BLK Kediri ini rata-rata lulusan Sarjana.
Mengingat saat ini lapangan pekerjaan sulit sekali, banyak perusahaan yang diinginkan mencari karyawan yang sudah memiliki klasifikasi atau mengikuti sertifikasi pelatihan.
“Sehingga, hal ini akan merubah mindset mereka harus mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat dari BNSP untuk menambah skill sebelum terjun ke dunia kerja meskipun sudah sarjana,” imbuhnya.

Salah satu peserta Andri Wijaya asal Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri menyampaikan ikut pelatihan adiminstrasi kantor di BLK Kediri ingin mendapatkan pengetahuan dan hardskill untuk bisa menunjang di dunia kerja.
Sebelumnya ada hal yang menarik selama ikut pelatihan di BLK Kediri, awal September sudah direkrut menjadi HRD di salah satu perusahaan distributor makanan ringan di Kediri.
“Semoga dari pihak perusahaan memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pelatihan di BLK Kediri sampai selesai hingga lulus dan mendapatkan sertifikat BLK dan BNSP, sehingga terjun di dunia kerja semakin bagus kedepannya,” harapnya. (Adv)

