
Kediri, Radar Independen – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri kembali menggelar Pelatihan Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue Angkatan IV Tahun 2026. Pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan untuk mencetak wirausahawan muda bidang kuliner.
Kegiatan pelatihan sendiri dipusatkan di Kantor BLK Kediri Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Jumat (28/8/2026). Diikuti sebanyak 16 peserta selama 140 JP untuk realisasi 8 JP per hari.
Chandra Maysasri Trissanthi selaku Instruktur Pelatihan Buat Roti dan Kue dari BLK Kediri menyampaikan peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan roti dan kue akan mendapatkan materi unit kompetensi ada lima, mulai menerapkan sistem dan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), mengikuti prosedur kerja menjaga praktik pengolahan yang baik (GMP), membersihkan dan sanitasi peralatan, melakukan proses pengembangan akhir dan pemanggangan roti dan proses produksi roti.
“Untuk resep yang diajarkan macam-macam roti, ada pastry, cake, cookies dan jajanan pasar. Selain itu, cara packaging, branding, pemasaran produk dan perhitungan HPP dan modal usaha,” ucap Chandra.
Ia menyampaikan pelatihan ini gratis tanpa dipungut biaya, peserta juga mendapatkan bahan praktek, seragam, dan kalau dinyatakan lulus mendapatkan sertifikat.

Peserta yang ikut pelatihan nantinya akan mengikuti uji kompetensi yang di ujikan proses produksi roti manis, nanti yang lulus dari sini akan mendapatkan sertifikat dari BLK dan BNSP.
“Harapannya angkatan IV ini bisa membuka usaha sendiri karena sudah mendapatkan ilmunya, yang ingin bekerja di bakery juga sudah dapat ketrampilan disini. Ada juga peserta yang ingin bekerja di Korea,” ujarnya.
Salah satu peserta pelatihan pembuatan roti dan kue bernama Dewi Sri Asmoro Wulan (33) asal Jombang menyampaikan yang mendorong ikut pelatihan ingin menjadi pengusaha dan menambah skill tentang pembuatan roti dan kue. Sebelumnya pernah kerja di proyek konstruksi di PT Nindia Karya.
“Saya ingin belajar di tempat yang baru apalagi sekarang ini trendnya kerja di luar negeri untuk bidang pembuatan roti dan kue banyak dibutuhkan. Jadi sebelum masuk ke dunia kerja, ketika saya terjun skill sudah siap,” ungkap Dewi. (adv)

