
Mojokerto, Radar Independen – Dalam upaya mencegah tindak Kejahatan dan Penyalahgunaan Narkoba sekaligus dalam rangka stabilisasi pasokan harga BAPOKTING (Bahan Pokok Penting), Satresnarkoba Polres Mojokerto Gandeng IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) Kabupaten Mojokerto memberikan himbauan kepada warga Desa Karangasem agar tidak panik Buying memasuki Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Acara sosialisasi P4GN ini dikemas dalam suasana Operasi Pasar Murah IKAPPI yang dihadiri oleh ratusan warga, Kamis (14/03/2024).
Dalam acara yang mengambil tempat di Balai Desa Karangasem, Kecamatan Kutorejo tersebut disiapkan setidaknya 500 paket beras, masing-masing berisi 5 Kg beras jenis SPHP. Setiap paket dijual seharga Rp 53 ribu.
Pendistribusian beras tersebut dalam rangka untuk Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta membantu masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga dibawah Herga Eceran Tertinggi (HET).
Disela waktu menunggu pendistribusian beras SPHP, Satresnarkoba Polres Mojokerto memberikan informasi tentang bahaya Narkoba dikalangan masyarakat terutama usia remaja.
Dalam amanatnya, Kasatresnarkoba AKP Marji Wibowo, S.H menyampaikan, Korban Narkoba ibarat seperti pohon, yang hancur adalah bagian akar sehingga batang pohon, cabang, dan ranting sekuat apapun akan roboh.
Bahaya Narkoba langsung menyerang organ penting seperti akar pada pohon, yaitu otak, dan sistem syaraf manusia. “Barang-barang terlarang itu secara liar menstimulasi daya khayal, dan imajinasi semu yang dapat menimbulkan halusinasi. Akibatnya fungsi otak menjadi rusak, dan sulit sekali untuk dipulihkan kembali,” ungkap Marji.
Lebih lanjut, Kewaspadaan kita kepada anak-anak untuk tetap terkontrol pergaulannya, Perlu adanya sinergi dan dukungan semua pihak terkait, khususnya kepada IKAPPI sebagai wadah para pedagang, “Terimakasih atas dukungan dan kesempatan kepada tim Satresnarkoba dalam upaya memerangi peredaran barang haram ini agar tercipta Desa Bersinar dengan mewujudkan generasi yang gemilang,” ucapnya.
“Kami akan terus getol mengelar kegiatan sosialisasi di desa-desa maupun Di sekolah-sekolah setidaknya kegiatan positif ini dapat meminimalisir tindak penyalahgunaan Narkoba di Bumi Majapahit,” ucapnya kembali.

Setelah acara usai, Operasi Pasar Murah IKAPPI yang dinanti-nanti ratusan warga pun dimulai, untuk mendapatkan paket beras murah ini caranya cukup mudah, warga yang akan membeli akan mendapatkan kupon dari petugas untuk kemudian ditukarkan di lokasi dengan menunjukkan kartu identitas berupa KTP.
Dari pantauan awak media RI, antuiasme masyarakat pun telihat cukup tinggi. Hal ini terlihat dengan cukup banyaknya warga yang berbondong-bondong memenuhi balai desa dan antri dengan tertib untuk mendapatkan beras murah tersebut. Tak butuh waktu lama, ratusan paket sembako yang disiapkan pun ludes.
Hal senada Ketua DPW IKAPPI JATIM Susilo menyampaikan, “Saat Ini Kami mengupayakan untuk menekan harga BAPOKTING Di Pasaran melalui kerjasama dengan Badan Pangan Nasional, Bulog, Juga pihak-pihak terkait, Mengingat harga beras Premium masih di angka Rp 17.000/Kg”, Katanya.
Ditempat yang sama Kepala Desa Karangasem Cipto menyampaikan, Terimakasih suatu kehormatan alhamdulillah kolaborasi yang sangat baik antara Satresnarkoba Polres Mojokerto dengan IKAPPI dua kegiatan yang bermanfaat bagi desa kami warga Karangasem, Disamping membeli beras murah juga ada penyuluhan terkait bahaya Narkoba, “Saya selaku Kepala Desa Karangasem mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga agar Desa ini bersih dari Narkoba,” terangnya. (Dev)

