Dandim 0815/Mojokerto Bersama Awak Media Coffe Morning Jaga Kondusifitas Wilayah

Bagikan

Dandim 0815/Mojokerto menjelaskan bahwa Keberadaan TNI tetep netral sesuai dengan amanat UU No 34 Tahun 2004, kami tidak memihak dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis

Mojokerto, Radar Independen – Perkuat sinergitas antara TNI-Polri dan insan media dalam upaya menjaga kondusifitas Mojokerto raya dalam menghadapi pesta demokrasi yakni Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Tahun 2024, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Coffe Morning, bertempat di Aula Kodim Mojokerto, Kamis (5/9/2024). 

Letnan Kolonel Rully, S.I.P., M.I.P. menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara TNI-Polri dan media, sekaligus menjalin kerjasama yang lebih solid dalam menyambut Pemilukada 2024. “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara TNI-Polri dan insan media,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, prajurit TNI-AD yang memiliki hak pilih dilarang memberikan arahan atau mempengaruhi pilihan politik orang lain. “Tidak boleh ada komentar atau unggahan terkait kegiatan pasangan calon atau hasil hitung cepat sementara,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan TNI tetep netral sesuai dengan amanat UU No 34 tahun 2004, kami tidak memihak dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

Ia juga mengingatkan, bagi prajurit dan PNS TNI-AD yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku. Rully mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas dan kedamaian Mojokerto Raya menjelang Pemilukada Serentak 2024.

Ketua PWI Mojokerto raya Sholahuddin Wijaya mengatakan, meski situasi mulai memanas terkait Calon Bupati dan Walikota, setiap informasi yang diterima jangan telan mentah, sebab berita bisa jadi edukasi, siapapun pemenangnya adalah pilihan terbaik untuk Kota maupun Kabupaten Mojokerto

“Mari bersama-sama menghindari konten negatif, provokatif, ujaran kebencian, dan berita hoaks yang dapat mengganggu situasi,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Rully berharap sinergi antara TNI-Polri dan media dapat semakin solid sehingga situasi aman dan kondusif selama proses Pemilukada bisa terjaga hingga akhir.

Ditempat yang sama ketua PWI Mojokerto raya Sholahuddin Wijaya mengatakan, meski situasi mulai memanas terkait calon Bupati dan walikota, setiap informasi yang diterima jangan telan mentah, sebab berita bisa jadi edukasi, siapapun pemenangnya adalah pilihan terbaik untuk kota maupun kabupaten Mojokerto,” terangnya. 

Turut hadir dalam acara, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, Kapolres Mojokerto Kota, AKPB Daniel S Marunduri, Kasi Intel Korem 082 Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Mojopahit dan insan media Mojokerto Raya. (DV)


Bagikan