
Mojokerto, Radar Independen – Menggelar simulasi Sispamkota Operasi Mantap Praja Semeru, Agenda tersebut merupakan upaya penanganan kontijensi dan aksi masa pada pilkada serentak 2024. Agenda tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Mojokerto, Jl. Gajah Mada No.99, Menanggal, Kec. Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/08/2024).
Dari pantauan di lapangan adapun Simulasi tersebut meliputi kegiatan patroli gabungan yang akan dilakukan rutin pada masa Pilkada 2024, kemudian pengamanan kampanye tingkat tinggi yakni kegiatan pengamanan yang melibatkan tim khusus dalam upaya pengawalan ketat kepada calon kandidat pemerintah daerah.
Selanjutnya simulasi pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) pengamanan di kantor KPUD, Pengamanan kepada pelaku penjarahan apabila situasi semakin tidak kondusif dan simulasi patroli skala besar memastikan situasi kondusif.

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengatakan, Stimulasi Sispamkota Operasi Mantap Praja Semeru merupakan salah satu upaya penanganan apabila terjadi suasana yang tidak kondusif pada pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
“Kami bersama pemerintah daerah, dan TNI serta seluruh elemen lainnya yang ada di Kabupaten Mojokerto, siap melakukan pengamanan di Pilkada 2024,” ungkapnya.
Menurutnya, adapun potensi kerawanan, sudah di petakan, tapi dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan pendahuluan, penggalangan, cooling system, dan sebagainya,
Kurang lebih ada 1600 personel Polri dan TNI terlibat dalam Sispamkota. Kantor KPU Mojokerto menjadi salah satu tempat yang diantisipasi tempat sasaran demo selama pilkada.
“Sampai dengan saat ini dengan indikator yang diberikan tim penilai, Mojokerto masuk dalam kategori aman,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto.
Lebih lanjut, saya pastikan melalui sistem pengamanan kota yang sudah kita saksikan bersama, saya akan melaksanakan tindakan tegas kepada para pelaku perbuatan melanggar hukum. “saya tidak pandang bulu, saya pastikan tindak tegas,” pungkasnya. (DV)

