
Kota Kediri, Radar Independen – Masuk musim penghujan Di Kota Kediri periode bulan Februari – maret yang cenderung intensitas tinggi, kondisi gorong – gorong dan plengsengan aliran air perlu mendapat perhatian dinas terkait, PUPR Kota Kediri.
berdasarkan laporan masyarakat serta temuan TRC PUPR, terdapat 15 titik plengseng rusak. menitik beratkan di area sekitar RSUD Gambiran di Jl. Kapt. Tendean ada 3 titik yang perlu dilakukan perbaikan. Meri Oktavia, Kabid SDA (sumber saya air) mengatakan. “ada sekitar kurang lebih 50 meter di depan RSUD Gambiran II yang perhatian serius yang diharapkan dalam satu minggu ini perbaikan plengseng dapat selesai, ” tandasnya.
Kabid Bina Marga PUPR Kota Kediri I Made Dwi Permana mengatakan, setidaknya ada belasan plengsengan yang rusak akibat debit dan arus air sungai meluap. Terbanyak di aliran Sungai Kedak. Jumlahnya ada sepuluh titik. Made menambahkan, ada tiga titik plengsengan saluran air di Jl Kapten Tendean, tepatnya di depan RSUD Gambiran.
Pantauan kami kemarin, di lokasi sudah mulai diperbaiki. Titik plengsengan yang rusak diberi tanda garis kuning hitam. “Perbaikan ditanggung pihak jalan nasional, kami hanya identifikasi kerusakan lalu melaporkannya,” ujar Made.
Namun jika pihak PJT tidak bisa segera memperbaiki maka pihaknya bisa melakukan perbaikan sementara. Namun harus melihat kondisi plengsengan terparah yang memungkinkan terkena pemukiman warga sehingga diharapkan kerusakan tidak semakin parah.
“Kalau dimungkinkan ya kami bisa melakukan perbaikan sementara dengan cara memberikan sandbag ke plengsengan yang parah atau mengenai rumah warga,” tuturnya. (Dian)

