Cetak Drafter Handal BLK Kediri Gelar Pelatihan Penggambaran Model 3D dengan CAD

Bagikan

Foto Bersama Instruktur dan Peserta Pelatihan Kejuruan Penggambaran Model 3D dengan CAD

Kediri, Radar Independen – Unit Pelaksana Teknis (UPT) BLK Kediri melaksanakan program pelatihan Penggambaran Model 3D dengan CAD merupakan salah satu program pelatihan dari kejuruan Teknik Manufaktur. 

Kegiatan pelatihan penggambaran Model 3D yang diikuti 16 peserta berlangsung di Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (8/5/2025) pukul 10.00 WIB.

Pelatihan penggambaran model 3D dengan CAD (Computer-Aided Design) bertujuan untuk memberikan peserta keterampilan dan pengetahuan dalam membuat model 3D menggunakan perangkat lunak CAD. 

Pelatihan ini mencakup pembuatan sketsa, model 3D, modifikasi, assembly, dan pembuatan gambar kerja. Pelatihan ini bisa diikuti 16 peserta untuk mendapatkan keterampilan di bidang desain dan manufaktur. 

Riki Endri Setiyawan selaku Instruktur penggambaran Model 3D Dengan CAD menyampaikan untuk pelatihan yang diberikan terkait materi CAD  disini utama mempelajari tentang K3.

Antusias Peserta Mengikuti Pelatihan

Pelatihan ini juga harus memahami tentang penerapan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan kerja.

“Kemudian, mempelajari penggunaan alat ukur dan gambar teknik (lebih khusus ke teknik mesin), penggambaran dua dimensi tapi paling banyak tiga dimensi,” ujarnya.

Lanjut Riki berharap peserta pelatihan bisa mengaplikasikan gambar itu kedalam gambar kerja, sehingga bisa diproduksi. Selama ini aplikasi yang digunakan pakai AutoCAD (untuk materi menggambar dua dimensi) dan Autodesk inventor (untuk materi menggambar tiga dimensi).

“Sasaran untuk peluang kerja setelah mendapatkan pelatihan di sini mereka bisa menjadi juru gambar teknik khusus permesinan (drafter),” ungkapnya.

Saya berharap setelah mereka lulus dari sini bisa bekerja sebagai drafter atau membuat gambar mesin.

“Jadi tidak hanya membuat gambar mesin saja, tapi mengerti pengaplikasian gambar ini untuk diproduksi di workshop,” pungkasnya.

Salah satu peserta Ahmad asal Plosoklaten Kabupaten Kediri mengaku ingin belajar penggambaran 3D motivasinya ingin melamar pekerjaan menjadi juru gambar fokus ke permesinan.

“Saya ingin menambah ketrampilan agar dapat diterima di perusahaan yang sesuai dengan bidang yang saya tekuni sebagai drafter nantinya,” ungkap Ahmad. (adv)


Bagikan