
Kediri, Radar Independen – UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri sukses mengadakan pelatihan tata boga dengan tema “Pembuatan Roti dan Kue” yang bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar hingga lanjutan kepada masyarakat dalam bidang kuliner.
Pelatihan ini menarik minat puluhan peserta yang antusias belajar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat aneka roti dan kue.
Pelatihan yang dipandu oleh instruktur berpengalaman Chandra Maysasri Trissanthi, S. TP, yang mengajarkan berbagai teknik pembuatan kue dan roti. Dalam hal ini Candra membimbing peserta dengan telaten agar mereka bisa menguasai teknik dasar, seperti menguleni adonan, teknik memanggang yang benar, hingga cara menghias kue untuk meningkatkan tampilan produk.
“Dalam pelatihan ini, kami tidak hanya mengajarkan cara membuat kue dan roti, tetapi juga memperkenalkan konsep-konsep kuliner yang sedang diminati, seperti healthy baking dan dekorasi kue. Kami berharap keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi mereka yang ingin membuka usaha sendiri,” ungkap Chandra kepada wartawan radarindependen.id, Senin (11/11).
Dalam praktik pelatihan, peserta diajarkan membuat berbagai jenis kue dan roti populer, seperti brownies, donat, bolu, muffin, pie buah serta pastry yang banyak diminati masyarakat. Selain itu, mereka juga diberi materi tentang manajemen usaha tata boga untuk membantu mereka yang ingin mengembangkan keterampilan kuliner ini menjadi bisnis mandiri.

Antusiasme para peserta sangat tinggi selama pelatihan berlangsung. Meski beberapa di antara mereka mengalami kendala, seperti dalam mengatur suhu oven atau teknik menghias kue, mereka tetap semangat untuk belajar dan berlatih. “Banyak hal baru yang saya pelajari dalam pelatihan ini, dan saya merasa lebih percaya diri untuk mencoba resep-resep baru di rumah,” ujar salah satu peserta.
Beberapa peserta memberikan tanggapan positif tentang pelatihan ini. Mereka menganggap program ini sangat membantu mereka memahami dasar-dasar tata boga serta meningkatkan keterampilan di dapur. Mereka juga berharap pelatihan ini bisa menjadi pintu bagi mereka untuk membuka usaha kuliner kecil-kecilan. “Saya berharap bisa memulai bisnis kue kecil-kecilan di rumah, dan pelatihan ini benar-benar menambah ilmu dan kepercayaan diri saya,” ungkap peserta lain.
Instruktur pelatihan, Chandra memiliki harapan besar agar para peserta tidak hanya berhenti di pelatihan ini, namun terus mengasah keterampilan mereka. “Saya berharap peserta bisa mengembangkan keterampilan yang telah mereka pelajari dan mampu berinovasi dengan produk-produk yang mereka buat. Harapannya, mereka bisa sukses di dunia usaha kuliner,” tambahnya. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu para lulusan UPT BLK Kediri untuk menjadi pelaku usaha kuliner mandiri atau siap bekerja di industri tata boga, sehingga berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja baru di Kediri. (ADV)
