KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai, Berharap Pilkada 2024 Berjalan Aman

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; module: photo; hw-remosaic: false; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: 32768; cct_value: 5750; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 66.0; aec_lux_index: 0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0; albedo: ; confidence: ; motionLevel: 0; weatherinfo: null; temperature: 44;
Bagikan

Poinnya membawa kebersamaan, tidak saling menghujat dan membawa integritas masing-masing untuk menjaga pilkada kali ini berjalan tertib, aman, adil dan damai

Mojokerto, Radar Independen – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto secara resmi mendeklarasikan kampanye damai untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kantor KPU Kabupaten Mojokerto, Selasa, 24/09/2024. 

Deklarasi ini dihadiri oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi (IDOLA)dan Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Octavian (MUBARROK), bersama partai politik peserta pemilu, Bawaslu, tokoh masyarakat, perwakilan keamanan, serta Forkopimda.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat, menekankan pentingnya momen ini sebagai upaya bersama untuk menyelenggarakan pilkada yang damai dan bermartabat. 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat berserta stakeholder untuk meneguhkan komitmen menjalankan pemilu dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, dan adil, serta menekankan kampanye yang sehat.

“Mari meraih simpati rakyat dengan mempromosikan dirinya melalui hal-hal positif, bukan dengan mengumbar kenegatifan lawan politiknya,” ujarnya. 

Afnan mengatakan, kampanye merupakan sarana untuk meyakinkan pemilih agar memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati. 

“Kami menyakini pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, namun jangka waktu 65 hari kedepan semua pasangan calon pasti saling bersaing, saling berkompetisi untuk mendapat simpati dukungan dari masyarakat,” ucapnya. 

Semua pasangan calon dan partai pengusung membubuhkan tandatangan deklarasi kampanye damai Pilkada 2024

Kepatuhan tersebut untuk menghindari pelanggaran dan sanksi yang akan dijatuhkan, “Poinnya membawa kebersamaan, tidak saling menghujat dan membawa integritas masing-masing untuk menjaga pilkada kali ini berjalan tertib, aman, adil dan damai,’’ pungkasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, para pasangan calon Bupati dan wakil Bupati mendeklarasikan kampanye 2024 yang damai dengan secara garis besar untuk tidak menyebarkan hoaks, tidak politisasi SARA, tidak melakukan politik uang, serta tidak menyebarkan ujaran kebencian.

Selepas pembacaan deklarasi, semua bubuhkan tandatangan deklarasi kampanye damai Pilkada 2024 itu, kemudian memukul kentongan bambu sebagai peralatan tradisional dan diakhiri orasi pernyataan pemilu damai dari para calon. (DV)


Bagikan