
Kediri, Radar Independen – Ratusan pengemar mobil kuno atau klasik dari berbagai wilayah daerah dijawa timur gelar Gathering perhimpunan pengemar mobil kuno Indonesia (PPMKI) jawa timur korwil Kediri,acara yang di adakan kawasan wisata Goa Selomangleng Gunung Klotok Kota Kediri, Minggu ( 18/1/2026) mulai jam 9 pagi,acara ini ajang untuk menjadi kegiatan promosi Wisata Kota Kediri dan Silahturahmi sesama pengemar mobil kuno atau klasik yang ada di wilayah Kediri maupun di Jawa timur atau daerah lain.
Dari kawasan wisata Goa Selomangleng Gunung klotok kota Kediri,peserta mobil klasik yang di ikuti hapir 220 dilepas langsung oleh Mbak Walikota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Walikota Kediri Gus Qowim beserta Kepala Dinas Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priyambodo dan didampingi ketua PPMKI Jaka Siswa Lelana.
Peserta mobil kuno menyusuri pusat kota melalui rute strategis: Jalan Selomagkleng, Gudang Garam, Gereja Surya, Jalan Dhoho, Jalan Stasiun baru, Jembatan Lama dan Jembatan Baru, sebelum finis di Radio Andika. Di setiap pos, peserta diwajibkan berfoto bersama mobil klasik sebagai bagian dari lomba foto sekaligus promosi destinasi.
Ketua Panitia, Jaka Siswana Lelana, menegaskan kegiatan ini rutin digelar setiap tiga hingga enam bulan sekali. “Mobil kuno bukan hanya koleksi, tapi media promosi kota dan penggerak ekonomi kreatif. Karena itu kami memilih Goa Selomangleng sebagai titik awal,” ujarnya.
Konsep acara dikemas tertib dan berkelas. Peserta disambut welcome drink jamu tradisional, dilanjutkan makan siang menu khas Kediri seperti nasi rames, soto, dan sayur asem. Sistem kupon diterapkan sebagai akses konsumsi sekaligus nomor undian door prize.

Puncak acara berlangsung meriah dengan pengundian hadiah utama sepeda listrik, serta puluhan door prize menarik lainnya. Selain itu, lomba foto terbaik melahirkan juara satu, dua, dan tiga yang mendapat hadiah prestisius.
Sorotan khusus datang dari salah satu peserta asal Mojo, Kabupaten Kediri, yang terpilih sebagai penerima hadiah spesial dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi peserta dalam merawat dan melestarikan mobil klasik sebagai bagian dari warisan otomotif.
Sebelumnya, mobil peserta asal Mojo, kabupaten Kediri, juga terpilih oleh MBK Wali sebagai mobil favorit dan berhak membawa pulang trofi kehormatan serta uang pembinaan. (Ard)

