UPT BLK Kediri Gelar Pelatihan Menjahit dengan Mesin di Srengat Kab. Blitar

Bagikan

Foto bersama instruktur dan peserta pelatihan kejuruan Menjahit Pakaian dengan Mesin

Blitar, Radar Independen – UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri melaksanakan pelatihan kejuruan menjahit pakaian dengan mesin bertempat di Desa Kandangan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (12/11/2025).

Pelatihan kejuruan menjahit diikuti 16 peserta  masuk angkatan VI tahun 2025, pelaksanaan pelatihan dimulai tanggal 29 Oktober sampai 6 Desember 2025.

Dwi Andayani selaku Instruktur BLK Kediri Kejuruan Menjahit Dengan Mesin menyampaikan terima kasih kepada BLK Kediri sudah mempercayakan kepada kami untuk melatih menjahit dengan mesin. Materi pelatihan yang diberikan membuat rok, kemeja pria dan blause.

Ia juga menambahkan selama mengikuti pelatihan mendapatkan fasilitas gratis mulai dari bahan pelatihan menjahit, dapat seragam, makan gratis dan pada akhir pelatihan akan mendapatkan uang transportasi.

“Peserta yang lulus akan menerima sertifikat dari BLK Kediri. Selanjutnya, pelaksanaan uji kompetensi ditentukan waktunya dari LSP, jika peserta dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat dari BNSP,” ujarnya.

Dwi Andayani berharap semoga seluruh peserta setelah dapat pelatihan menjahit akan bermanfaat dan menambah ketrampilan.

“Dengan ketrampilan yang dimiliki bisa membuka usaha menjahit di rumah dan menambah perekonomian keluarga,” harapnya.

Peserta pelatihan kejuruan Menjahit Pakaian dengan Mesin saat kegiatan praktek

Salah satu peserta Esna Prahesti (40) asal Desa Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar mengatakan motivasi ikut pelatihan menjahit dengan mesin untuk meningkatkan ketrampilan karena untuk usia 40 tahun mendapatkan kesempatan bekerja itu sangat minim sekali.

“Setelah mengikuti pelatihan menjahit akan membuka usaha dari kecil dulu. Saya akan buka permak, tapi tetap berusaha mengembangkan usaha dulu,” ujarnya.

Esna menuturkan selama ini sudah bekerja menjahit di rumah untuk konveksi. Tapi dengan ikut pelatihan disini sangat bermanfaat untuk saya pribadi. Banyak yang diajarkan mulai membuat pola, mengukur, memotong dan sampai menjahit.

“Pelatihan sudah dimulai 29 Oktober sampai 6 Desember 2025. Setelah ikut pelatihan menjahit akan mendapatkan sertifikat dari BLK Kediri. Kemudian ikut uji kompetensi dari LSP jika lulus dinyatakan kompeten dapat sertifikat dari BNSP,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Evi Riandani (35) asal Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar mengatakan ikut pelatihan menjahit yang mendorong karena dari dulu suka menjahit.

“Materi yang didapatkan mulai membuat atasan, rok dan blause. Sebelumnya sudah berkerja di bank, tapi resaind karena ingin belajar menjauhi riba,” ucapnya. Menurut Evi setelah mendapatkan pelatihan menjahit disini, nanti akan membuka menjahit di rumah. “Kalau ada pekerjaan sampingan menjahit bisa menambah penghasilan otomatis ekonomi semakin meningkat,” ungkap Evi. (adv)


Bagikan