Pemuda Asal Mejono Bertekad Tingkatkan Skill Servis Sepeda Motor Ikuti Pelatihan di BLK Kediri Ingin Buka Bengkel di Kalimantan

Bagikan

Foto bersama instruktur dan peserta pelatihan kejuruan Teknik Sepeda Motor

Kediri, Radar Independen – Keterbatasan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tentang servis sepeda motor injeksi di Kalimantan. Sosok pemuda asal Desa Mejono Kecamatan Pelemahan Kabupaten Kediri memiliki tekad yang kuat untuk mendapatkan ketrampilan serivis sepeda motor diputuskan pulang ke Jawa.

UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri pilihan yang tepat untuk pemuda asal Mejono mengikuti pelatihan kejuruan servis sepeda motor sistim injeksi bertempat di Kantor BLK Kediri Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025).

Pelatihan kejuruan teknisi sepeda motor sistim injeksi masuk angkatan VI mulai tanggal 27 Oktober sampai 5 Desember 2025 selama 280 jam pelajaran kedepan.

Nur Basthomi Arifin selaku Instruktur Pelatihan Kejuruan Service Sepeda Motor Sistim Injeksi menyampaikan untuk pelatihan kejuruan  servis sepeda motor sistim injeksi selama 280 jam pelajaran. 

“Pelatihan saat ini sudah berjalan dua minggu untuk materi softskill yang mengisi dari perusahaan. Untuk materi inti teknisnya mulai injeksi, mesin, CASIS, rem, rangka dan stir diajarkan ke peserta,” ujarnya.

Arifin juga menambahkan untuk uji kompetensi dari pelatihan servis motor injeksi menunggu info dari manajemen, harus daftar dulu ke LSP, dan waktunya yang menentukan.

“Peserta yang ikut pelatihan tanpa dipungut biaya alias gratis dan setiap peserta yang lulus akan menerima sertifikat dari BLK Kediri dan jadwal uji kompetensi setelah ditentukan peserta yang ikut uji kompetensi dari LSP kalau dinyatakan lulus uji kom akan mendapatkan sertifikat dari BNSP,” ujarnya.

Peserta pelatihan kejuruan Teknik Sepeda Motor melaksanakan kegiatan praktek

Lanjut Arifin bahwa untuk materi yang diberikan lebih fokus injeksi, namun secara dasarnya juga diberikan materi konvensional. Selanjutnya setelah peserta mendapatkan pelatihan di BLK Kediri.

“Harapan kita anak-anak bisa mudah mencari pekerjaan, sesuai dengan skill dan minatnya,” harapnya.

Salah satu peserta Tirta Setyalam asal Desa Mejono Kecamatan Pelemahan Kabupaten Kediri mengatakan motivasi ikut pelatihan servis sepeda motor ingin mendapatkan ketrampilan di BLK Kediri.

“Karena dulunya saya tinggal di Kalimantan, ingin mencari ketrampilan tentang servis sepeda motor. Nanti setelah mendapatkan skill tentang sepeda motor akan kembali ke Kalimantan membuka usaha serivic sepeda motor,” ungkapnya. (adv)


Bagikan