Cetak Wirausaha Baru BLK Kediri Beri Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Toyoresmi

Bagikan

Foto bersama instruktur dan peserta pelatihan Pembuatan Roti dan Kue

Kediri, Radar Independen – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri melaksanakan pelatihan kejuruan pembuatan roti dan kue bertempat di Balai Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Pelatihan tahun ini dengan slogan, ‘Mengikuti Pelatihan di BLK Kediri Menuju Keluarga Sejahtera.’

Sebanyak 16 peserta yang ikut pelatihan membuat roti dan kue yang ke-5 ini masuk Angkatan VI tahun 2025 dimulai tanggal 30 Oktober sampai 19 Nopember 2025. 

Yuyuk Cahaya Sugeng,S.Pd selaku Instruktur BLK Kediri Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue menyampaikan kegiatan pelatihan membuat roti dan kue bertempat di Balai Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem ini diikuti 16 peserta dari berbagai desa dan terutama pelaku UKM.

“Mereka belum memiliki dasar untuk pembuatan roti dan kue. Mereka ini para pemula yang dituntut untuk mendapatkan ilmu dan keterampilan dari BLK Kediri terutama membuat roti dan kue,” ucapnya.

Lanjut Yuyuk untuk materi yang diberikan pembuatan roti dan kue, tidak hanya roti saja tapi juga kue-kue basah. “Para peserta kita fokuskan untuk membuat roti sehingga dengan pelatihan ini peserta mendapatkan penghasilan tambahan setelah ikut pelatihan,” ujar Yuyuk.

Ia juga menambahkan selama pelatihan dari BLK Kediri, semua peserta mendapatkan fasilitas gratis mulai dari bahan-bahan membuat roti, seragam, ATK dan pada akhir pelatihan akan mendapatkan uang transportasi.

“Peserta yang ikut pelatihan tanpa dipungut biaya alias gratis dan setiap peserta yang lulus akan menerima sertifikat dari BLK Kediri dan jadwal uji kompetensi setelah ditentukan peserta yang ikut uji kompetensi dari LSP kalau dinyatakan lulus uji kom akan mendapatkan sertifikat dari BNSP,” ujarnya.

Peserta pelatihan Pembuatan Roti dan Kue melaksanakan kegiatan praktek

Pihaknya berharap setelah mereka mendapatkan pelatihan dari sini. Kami dari BLK Kediri berharap ilmu-ilmu yang sudah diberikan bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri terutama bagi ibu-ibu rumah tangga.

Salah satu peserta Umi Choirun Nisak (47) biasa dipanggil Enis domisili Desa Surowono Kecamatan Badas menyampaikan yang mendorong ikut pelatihan pembuatan roti dan kue untuk mengembangkan usaha roti dan kue kue basah dan kering. 

“Sebelumnya, sudah memiliki usaha sendiri aneka kripik yang dititipkan di pusat oleh-oleh GTT. Saya ingin pengembangan usaha kue dan kedepannya saya berharap ingin memiliki outlet sendiri pusat oleh-oleh kripik dan aneka kue,” ungkap Enis. (adv)


Bagikan