Walikota Kediri Vinanda Prameswati Launcing Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile, PDAM Kota Kediri

Bagikan

Walikota Kediri Vinanda Prameswati bersama Direktur PDAM Kota Kediri dan Asisten 2 Kota Kediri saat melaunching Aplikasi “Flow Tirta Dhaha Mobile” PDAM Kota Kediri

Kediri, Radar Independen – Perusaan Daerah Air Miinum ( PDAM  )Tirta Dhaha Kota Kediri resmi meluncurkan aplikasi digital bernama Flow Trta Dhaha Mobile,bertempat di kantor Pdam Kota Kediri(7/10/2025 ) Aplikasi ini wujud aplikasi digital untuk memudahkan pelanggan dalam mengecek tagihan, membayar air, hingga menyampaikan aduan hanya melalui ponsel.

Sementara itu dalam Launcing atau peluncuran aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile tersebut Walikota Kediri Vinanda  Prameswati dalam sambutanya dan menbuka langsung acara tersebut,sangat mengapresiasi langkah ,PDAM Kota Kediri yang sejalan semangat digitalisasi layanan publik di kota Kediri,dengan hadirnya aplikasi Flow Tirta Dhaha mobil ini dapat bisa membatu atau percepat pelayanan kepada masyarakat,mudah dan transparan,terangya 

Dengan Hadirnya aplikasi Flow Tirta Dhaha mobil ini,PDAM Kota Kediri,berharap kepuasan pelanggan lebih meningkat dan pelayanan air bersih lebih baik dan proporsional.sabutnya

Direktur PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri, Yani Setiawan, S.H., M.M., menegaskan  bahwa FLOW merupakan langkah nyata PDAM dalam menghadirkan layanan prima berbasis teknologi.

“FLOW bukan hanya soal kemudahan bayar tagihan, tapi juga tentang transparansi dan kecepatan respon terhadap aduan pelanggan. Dengan layanan ini, masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor,” ujar Yani Setiawan.

Ia menyebut, saat ini pelanggan PDAM Kota Kediri baru sekitar 18.300 sambungan atau cakupan layanan sekitar 23 persen dari total masyarakat. “Masih ada potensi besar yang bisa kami layani. Kami ingin masyarakat semakin tertarik mendaftar sambungan baru,” ujarnya.

Peluncuran aplikasi FLOW turut dihadiri walikota Kediri, Kabag perekonomian, asisten 2 ,Dewas PDAM, serta Camat Kota Kota Kediri, Korwil 5 (Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk), serta pelanggan PDAM. (Ard)


Bagikan