
Kediri, Radar Independen – UPT BLK Kediri Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu Kecamatan Pare, Kab Kediri melaksanakan program Pelatihan Operasi Mesin Produksi.
Berlangsung di Kantor UPT Balai Latihan Kerja Kediri Desa Gedangsewu Kabupaten Kediri, Kamis (14/8/2025). Diikuti sebanyak 16 peserta pelatihan dimulai 14 Juli sampai 28 Agustus 2025 selama 260 JP atau 32 hari.
Adhi Pranoto selaku Instruktur Teknik Manufactur menyampaikan bahwa peserta masih praktek mengerjakan job-job yang sudah saya berikan. Peserta setiap hari praktek mulai pekerjaan mesin bubut, mesin press, kerja bangkut (Bench Work) dan gerinda pahat.
“Setiap anak di sini kalau praktek mungkin beda dengan tempat lain. Kalau di BLK Kediri mereka benar-benar satu orang satu pekerjaan. Tidak ada bekerja berkelompok. Ketika ukurannya tidak sesuai gambar, job yang diberikan maka peserta diminta untuk mengulangi pekerjaan sampai benar-benar sesuai ukuran,” terang Adhi.

Lanjut Adhi untuk peralatan untuk praktek yang sudah disiapkan oleh BLK Kediri. Seperti, mesin press, mesin bubut, kikir dan mesin gerinda sudah disiapkan.
“Peserta datang kesini benar-benar tinggal praktek, apa yang diajarkan hari itu mereka praktekkan. Mereka dari rumah tidak perlu persiapan apa-apa sama sekali,” ujarnya.
Adhi berharap setelah mereka lulus dari sini. Mereka bisa mengisi lowongan pekerjaan yang ada di daerah Kediri, Mojokerto, Pasuruan dan Surabaya selain dari lokal, juga mengisi lowongan pekerjaan dari luar Kediri.
Salah satu peserta Yudo asal Kota Kediri mengatakan tertarik ikut latihan di BLK Kediri sebelumnya lulusan dari SMK. Tertarik di BLK Kediri karena pelatihan di sini beda ketika di sekolah.
Ia menuturkan saya dapat tambahan ilmu banyak disini dibanding ketika di sekolah. Kalau di sekolah mesin ada trouble pasti ada bagian maintenance sendiri.
“Tapi, kalau di BLK Kediri ketika ada mesin yang trouble. Kita buka bareng-bareng. Ketika nanti bekerja ada trobel sederhana tidak turun mesin kita bisa kerjakan sendiri,” ungkapnya. (Adv)

