BLK Kediri Cetak Tenaga Housekeeper yang Handal Bisa Kerja di Luar Negeri

Bagikan

Para Peserta Pelatihan Kejuruan Housekeeper Bertempat di Gedung UPT BLK Kediri

Kediri, Radar Independen – BLK Kediri melaksanakan pelatihan housekeeper bertempat di Gedung praktek UPT BLK Kediri yang beralamat di Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Rabu (21/5/2025). Pelatihan housekeeper yang diikuti 16 peserta sampai 320 jam pelatihan kedepan.

Pelatihan housekeeper ini diberikan guna mencetak tenaga yang handal untuk bisa bekerja di luar negeri, sesuai negara tujuan baik Taiwan, Hongkong, Singapura dan Malaysia oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur melalui UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri yang berada di Jalan Pare Wates KM 1,5, Desa Gedangsewu Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Mustifa Agany selaku Instruktur Pelatihan Housekeeping menyampaikan bahwa untuk pelatihan housekeeping Tahun 2025 UPT BLK Kediri memberikan pelatihan Housekeeper kepada 16 peserta dengan 320 jam pelajaran.

“Untuk materi yang diberikan 40 jam pelatihan dialokasikan Sofskill dan 280 jam pelajaran dengan rincian pelatihan bahasa asing 140 jam pelatihan dan ketrampilan praktek kerja 140 jam pelatihan,” ucap Ifa.

Lanjut Ifa mengatakan, untuk bahasa asing yang diberikan sesuai penempatan kerja. Seperti, Hongkong pakai bahasa Kantonis, Taiwan bahasa Mandarin, Singapura dan Malaysia pakai bahasa inggris.

Untuk praktek kerja Housekeeping seperti, making bed, vacum cleaner, laundry, setrika, cuci baju, membersihkan ruang tamu dan kamar mandi.

Selain itu, diberikan pelatihan praktek caretaker atau perawatan orang tua (lanjut usia). Seperti, memandikan orang tua, cuci rambut, mengecek tekanan darah dan suhu, naik turun ranjang, balik badan dan tepuk punggung.

Peserta Pelatihan Kejuruan Housekeeper melaksanakan kegiatan praktek

Selanjutnya, ada juga Baby Sitting atau Nannya (perawatan bayi). Seperti, membuat susu, memandikan bayi, menggantikan popok dan baju.

Disusul dengan pelatihan memasak itu kita berikan satu peserta sesuai negara tujuan masing-masing. Seperti, masakan Taiwan, masakan Hongkong dan masakan Singapore.

Ada juga pelatihan tata hidang dimana cara menata hidangan di meja makan kita juga berikan pelatihan kepada peserta.

Setelah mendapatkan pelatihan disini, akan dijadwalkan untuk peserta bisa mengikuti uji kompetensi dari LSP Mandiri, nanti setelah dinyatakan lolos akan diberikan sertifikat dari BNSP.

“Kita akan buat id ke Disnaker setelah itu paspor dan kita proses perjanjian kerjanya dan peserta mengikuti psikotes, leges dokumen serta pengurusan visa segera bisa terbang ke negara tujuan, baik Taiwan, Hongkong, Singapura dan Malaysia khusus untuk Asisten Rumah Tangga (ART),” jlentrehnya.

Ifa juga sangat berharap dengan pelatihan yang sudah diberikan peserta selama mengikuti pelatihan di UPT BLK Kediri berharap mereka bisa bekerja sukses di negara tujuan.

“Dan bisa kembali ke Nagara Indonesia dengan membawa modal bisa membuka lapangan kerja untuk hidup lebih baik dan sejahtera,” harapnya.

Ifa menambahkan, pelatihan yang diselenggarakan UPT Kediri GRATIS. Tidak ada pungutan kepada peserta. Untuk bahan pelatihan, peralatan pelatihan dan uji kompetensi sudah ditanggung semua oleh pihak UPT BLK Kediri. Tegasnya” Sementara, salah satu peserta Luluk Binti Kurniati mengatakan, yang mendorong saya ikut pelatihan housekeeping untuk bisa bekerja di luar negeri. “Disini saya mendapatkan pelatihan yang baik dan sangat lengkap,” ungkap Luluk. (adv)


Bagikan