
Kediri, Radar Independen – UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri melaksanakan pelatihan las SMAW adalah program pelatihan untuk menjadi juru las yang menggunakan teknik pengelasan busur logam terlindung Shielded Metal Arc Welding (SMAW).
Pelatihan las berlangsung di kantor Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Kabupaten Kediri Jalan Pare-Wates KM. 1,5 Desa Gedangsewu Kec. Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (11/4/2025).
Yanuar Syahbani selaku Instruktur Las SMAW 3G menyampaikan bahwa pelatihan las ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan las SMAW 3G, dengan manfaat pelatihan ketrampilan las.
“Nantinya, peserta mendapatkan kualifikasi keterampilan las sesuai persyaratan tukang las dan meningkatkan kompetensi persyaratan sebagai juru las yang diakui secara nasional,” ucap Yanuar.
Lanjut Yanuar untuk materi pelatihan penggunaan peralatan dan mesin ringan, pemotongan secara mekanik, pemotongan dengan gas, pengelasan dengan proses las busur manual.
“Proses pengelasan SMAW (Shield Metal Arc Welding) yang juga disebut Las Busur Listrik dimana proses pengelasan yang menggunakan panas untuk mencairkan logam induk dan bahan pengisi,” ujarnya.
Dikatakan Yanuar beberapa jenis sambungan. Seperti, Sambungan sebidang untuk pelat-pelat datar, tak ada eksentrisitas. Ujung-ujung yang hendak disambung diratakan atau dimiringkan dan sambungan tegak untuk membuat penampang tersusun seperti bentuk I, pelat girder, stiffener.
“Sambungan sudut untuk penampang tersusun berbentuk kotak yang digunakan untuk kolom atau balok,” terangnya.

Dilanjutkan Yanuar terkait pelatihan las ada beberapa jenis las mulai las tumpul, las sudut, dan las baji dan pasak.
“Untuk peserta pelatihan mendapatkan fasilitas seragam pelatihan, penutup mata, makan siang, sertifikat BNSP dan modul pelatihan,” jelasnya.
Yanuar juga berharap setelah seluruh peserta mendapatkan ketrampilan dan lulus dari Uji Kompetensi serta berhasil mendapatkan sertifikat dari BNSP akan menambah rasa yakin dan percaya diri.
“Sehingga, dari ketrampilan yang didapat dari BLK bisa segera melamar pekerjaan sesuai keahlian yang dimilikinya dan bekerja di perusahaan yang sesuai yang diharapkan,” ungkapnya.
Salah satu peserta ketrampilan las M.Raffi Maulana asal Gresik menuturkan keinginan kuat untuk mendapatkan ketrampilan las di BLK Kediri ini agar skill yang didapat semakin meningkat.
Harapannya dengan bertambahnya kemampuan dan keterampilan yang saya miliki karirnya yang sebelumnya menjadi Helper meningkat menjadi Welder.
“Dengan naik tingkat menjadi Welder atau juru las bisa bekerja di salah satu industri, seperti konstruksi, manufaktur, perkapalan, otomotif, minyak dan gas,” ungkap Raffi. (Adv)

