
Mojokerto, Radar Independen – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan dua minibus terjadi di turunan Lorokan Sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (13/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan kedua kendaraan terjun ke jurang.
Kecelakaan bermula saat minibus Daihatsu Zebra warna merah bata dengan nomor polisi N-389-H yang dikemudikan oleh Sdr. Nanang (38), warga Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, melaju dari arah selatan (Cangar) dengan membawa 10 penumpang.
Diduga, kendaraan tersebut mengalami rem blong atau kehilangan kendali (lost control), hingga menabrak minibus Honda Brio warna kuning dengan nomor polisi W-1522-PH yang dikemudikan oleh Sdr. Suliwangi Edi Winalda (35), seorang wiraswasta asal Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Akibat tabrakan tersebut, minibus Daihatsu Zebra melanting ke kanan dan jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter. Sementara itu, minibus Honda Brio menepi ke kiri dan berhenti di tepi jalan. Semua penumpang Honda Brio segera keluar dari kendaraan.
Namun, kejadian aneh terjadi saat kendaraan Honda Brio yang sudah kosong itu tiba-tiba bergerak sendiri. Diduga, kerusakan pada handrem menyebabkan mobil tersebut meluncur tanpa pengemudi dan penumpang. Mobil berjalan ke arah kanan, menuruni jalan yang juga menurun, dan akhirnya masuk jurang dengan kedalaman sekitar 5 meter.
Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Agus Setyawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut.
“Ya benar tadi ada kecelakaan akibat rem blong di Jalur Turunan Lorokan,” ucap Agus.
Menurut Agus, kendaraan Zebra yang mengalami rem blong itu bermuatan 10 penumpang yang hendak berziarah ke daerah Kabupaten Jombang.
“Luka total 5 orang, terdiri 3 patah tulang, 2 luka ringan,” pungkasnya.
Selanjutnya, seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Sumber Glagah Pacet dengan menggunakan ambulan relawan untuk mendapatkan perawatan intensif. (DV)

